√ Prosedur & Biaya Pasang Behel di Dokter Gigi 2023

Biaya Pasang Behel di Dokter Gigi 2023 – Untuk sebagian orang, pasang behel dapat menjadi suatu proses yang menakutkan.

Tetapi, dengan pemahaman yang tepat terkait prosedur pasang behel serta biaya yang terkait, maka kalian bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk proses tersebut.

Di dalam artikel ini, kami akan membahas dengan rinci terkait prosedur pasang behel serta biaya yang terkait dengan pasang behel di dokter gigi pada tahun 2023.

Artikel satu ini akan membahas beragam jenis behel yang tersedia, prosedur pemasangan behel, durasi penggunaan, dan juga cara menjaga kesehatan gigi dan behel selama pemakaiannya.

Kami juga akan membahas terkait biaya pasang behel beserta jenis behel tertentu dan tempat kalian memasangnya.

Dengan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam terkait prosedur pasang behel dan biaya yang terkait, maka kalian bisa memutuskan apakah pasang behel merupakan pilihan yang tepat.

Maka dari itu, simak artikel ini dengan baik dan jangan lewatkan informasi yang berharga terkait prosedur dan biaya pasang behel di dokter gigi tahun 2023.

Apa itu Pasang Behel?

Sumber gambar: Marysville Orthodontics

Kawat gigi atau behel merupakan suatu alat yang berwujud kawat dan dipakai oleh ortodontis untuk memperbaiki susunan gigi yang tak rapi atau rahang yang tak normal, selain itu juga dapat digunakan untuk memperbaiki gigi yang bertumpuk. 

Tak hanya itu saja, pemasangan behel gigi pun akan membuat penampilan lebih baik.

Di mana, tujuan utama dari pemasangan behel sendiri ialah guna meratakan gigi serta rahang supaya bisa menggigit makan dengan lebih baik, sehingga senyum juga akan nampak dengan lebih indah.

Kapan kalian dapat melakukan pemasangan behel gigi?

Kalian dapat mengerjakan pemasangan behel gigi pada saat gigi tumbuh sudah ada pada posisi yang tidak normal, di mana gigi akan menumpuk yang lain atau terlalu renggang.

Kalin pun perlu memasang behel gigi pada waktu rahang atas atau gigi berada ada pada posisi yang jauh lebih maju dibandingkan dengan gigi maupun rahang di bawahnya (tonggos).

Begitu juga sebaliknya, pada saat rahang bawah maupun gigi bawah dengan posisi lebih maju dibandingkan di atasnya (cameh).

Dari uraian di atas, maka dapat kita ketahui, beberapa tujuan dari pemasangan behel tersebut antara lain:

  • Melindungi gigi dari pola gigitan yang tak rata.
  • Meningkatkan kesehatan pada gigi.
  • Menyelesaikan masalah makan, seperti pada waktu menggigit maupun mengunyah.
  • Menyelaraskan struktur gigi.
  • Memiliki senyum indah dan juga gigi menjadi lurus.

Jenis Kawat Gigi

Sumber gambar: Orthodontist San Diego

Ternyata, kawat gigi juga mempunyai beberapa jenis, di mana untuk jenis yang sering kali dipakai ialah jenis kawat gigi konvensional atau disebut juga sebagai kawat gigi berbahan metal.

Tak hanya itu saja, ada beberapa jenis lainnya seperti:

  • Kawat gigi transparan atau dikenal juga dengan clean aligner.
  • Kawat gigi keramik dengan warna bening.
  • Serta kawat gigi lingual di mana pada proses pemasangannya berada di belakang gigi.

Prosedur Pasang Behel/ Kawat Gigi

Sumber gambar: Benbrook Family Dental

Sebelum kalian mengerjakan pemasangan behel atau kawat gigi, nantinya dokter gigi akan melihat struktur gigi dengan cara melakukan foto rontgen.

Tak hanya itu, dokter pun nantinya akan meminta kalian untuk menggigit adonan cetakan gigi dengan kurun waktu beberapa menit.

Selepas itu, dengan menggunakan pola cetakan gigi itu, dokter akan bisa melihat struktur gigi dan juga rahang dari pasien.

1. Waktu Pemasangan Behel

Pada waktu hari pemasangan, maka akan ada beberapa tahap prosedur, antara lain:

  1. Pertama-tama, nantinya dokter gigi akan menentukan jenis kawat yang akan dipakai pada pasien berdasarkan dari hasil pemeriksaan gigi sebelumnya. Biasanya, kebanyakan dokter akan menyarankan untuk pasien agar memakai kawat gigi yang permanen (fixed braces).
  2. Kemudian akan dilakukan pemasangan bracket pada permukaan luar maupun bagian dalam gigi. 
  3. Setelah itu akan dilakukan pemasangan cincin pengunci geraham. Dokter nantinya akan membuat ruang dengan cara menempatkan karet di antara gigi geraham. Selepas itu, tabung khusus akan dipasang di cincin pada gigi geraham untuk mengunci kawat gigi.
  4. Berikutnya adalah pemasangan kawat lentur penghubung bracket. Kawat lentur tersebut yang akan menghubungkan bracket dengan cincin pengunci untuk mengatur pergerakan gigi.
  5. Selepas itu, pemasangan aksesoris tambahan. Aksesoris satu ini berwujud tali elastis atau headgear. Untuk aksesoris tersebut akan dipasang guna membantu menjaga gigi agar tetap berada di posisi yang tepat serta dapat membantu pergerakan gigi.

2. Setelah Pemasangan Behel

Selepas proses pemasangan kawat gigi, maka akan terdaat penyesuaian kawat gigi yang dilakukan secara rutin.

Nantinya, dokter akan mengerkakan pemeriksaan dengan cara mengencangkan kawat gigi.

Dengan penyesuaian tersebut, nantinya gigi akan terasa tertekan serta secara bertahap akan bergeser pada posisi yang seharusnya.

Tak hanya itu, dokter pun nantinya akan memakai karet elastis yang baru guna memperbaiki posisi rahang.

Selepas waktu penyesuaian, akan muncul rasa nyeri di dalam gigi dan juga rahang. Untuk mengatasi hal itu, nantinya dokter akan meresepkan ibuprofen maupun jenis obat pereda nyeri yang lainnya.

Proses dari pemasangan behel maupun kawat gigi selesai.

Kalian akan diminta untuk mengerjakan kontrol secara rutin.

Dan penggunaan kawat gigi umumnya akan berlangsung selama 18 bulan hingga 2 tahun, tergantung dengan kondisi gigi kalian.

Selepas itu, kalian dapat mengerjakan pencopotan behel maupun kawat gigi, di mana pada fase ini, dokter akan menyarankan kalian untuk memakai retainer

Retainer tersebut berfungsi untuk mencegah susunan gigi supaya tidak kembali pada posisi sebelumnya. 

Untuk retainer sendiri bisa kalian pakai secara permanen atau dapat juga kalian lepas pasang.

Risiko Pemasangan Behel

Sumber gambar: Amazing Smiles

Selepas kalian mengetahui prosedur dari pemasangan behel maupun kawat gigi, maka kalian pun perlu mengetahui risiko apa saja yang mungkin kalian alami pada waktu memakai behel atau kawat gigi.

Risiko dari pemakaian kawat gigi salah satunya ialah munculnya celah di gigi, sehingga untuk sisa-sisa makanan dapat masuk di dalamnya.

Dengan sisa makanan yang tertinggal itu nantinya akan menciptakan tumpukan plak yang mengandung bakteri.

Tak hanya itu, dengan pemakaian kawat gigi pun akan membuat memendeknya pertumbuhan akar gigi. 

Guna mengurangi risiko itu, maka kalian harus rajin menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi serta berkumur dengan obat kumur yang memiliki kandungan fluoride.

Tak hahya itu, kalian pun perlu untuk membersihkan gigi dengan menggunakan benang gigi (dental floss).

Selain risiko tersebut, ada juga bebearpa risiko lainnya seperti:

  • Pasien dapat mengalami cedera mulut.
  • Pasien akan merasa tidak nyaman seperti gigi akan terasa sedikit longgar maupun sakit.
  • Gigi kembali lagi pada bentuk semulanya.
  • Mengalami resorpsi akar (pemendekan akar gigi).
  • Membuat gigi menjadi berwarna kuning.
  • Munculnya penyakit gusi.
  • Gigi menjadi berlubang.

Cara Perawatan Behel Gigi

Sumber gambar: Smilepoint Dental Care

Agar behel gigi kalian tidak mudah terlepas dan juga gigi menjadi tetap sehat, maka berikut ini akan kami berikan beberapa cara untuk perawatannya, antara lain:

  • Hindari kebiasaan buruk yang bisa merusak gigi.
  • Hati-hati ketika akan memilih makanan.
  • Bersihkan gigi dengan memakai benang gigi atau dental floss.
  • Bersihkan sela-sela behel gigi selepas kalian selesai makan.
  • Selalu lakukan kontrol secara rutin pada dokter gigi.
  • Berkumur dengan memakai obat kumur (mouthwash).
  • Lindungi gigi pada waktu olahraga.

Biaya Pasang Behel di Dokter Gigi

Sumber gambar: 172 NYC Dental

Harga pasang behel yang dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortho dengan dokter gigi umum tentu saja akan berbeda.

Maka dari itu, kalian pun harus mengerjakan pemeriksaan terlebih dahulu guna dapat mengetahui kasus gigi kalian apakah sulit atau tidak.

Apabila rumit, maka lebih baik kalian datang pada dokter gigi spesialis ortho.

Merapikan gigi pada Spesialis Ortodonti akan membutuhkan biaya 2x lipat lebih besar dibandingkan dengan dokter gigi dengan sertifikasi ortodonti.

Hal itu disebabkan pada kemampuan atau kompetensi yang diperlukan juga akan lebih tinggi, terlebih apabila kasus gigi kalian lebih rumit.

Harga untuk pemasangan behel atau kawat gigi di dokter gigi ini dimulai dari harga Rp4 juta hingga dengan Rp20 juta.

Hal tersebut tergantung dengan jenis behel yang akan kalian gunakan.

Berikut ini adalah rincian untuk harga selengkapnya, antara lain:

Jenis BehelBiaya
Invisible Braces (Clear Aligner)Rp20.000.000
Clear Self LigatingRp17.000.000
Metal Self LigatingRp12.000.000
Sapphire KonvensionalRp10.000.000
Ceramic KonvensionalRp6.000.000
Metal KonvensionalRp4.500.000

Baca juga: Prosedur & Biaya Pasang Behel di Puskesmas.

Kesimpulan

Demikianlah informasi terbaru terkait prosedur dan biaya pasang behel di dokter gigi untuk tahun 2023 dari Biayaharga.com

Waluapun pasang behel mungkin terdengar menakutkan, tetapi dengan pemahaman yang tepat, maka kalian bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk proses ini.

Ingatlah bahwa setiap jenis behel mempunyai kelebihan serta kekurangannya masing-masing, dan biaya yang terkait juga berbeda-beda.

Maka dari itu, pastikan juga untuk mengerjakan riset terlebih dahulu sebelum memilih jenis behel dan dokter gigi yang tepat untuk memasangnya.

Tak hanya itu, perlu kalian ingat juga bahwa menjaga kesehatan gigi serta behel akan sangat penting untuk hasil yang maksimal.

Pastikan untuk mengerjakan perawatan gigi secara rutin serta mengikuti instruksi dokter gigi kalian terkait cara merawat behel dengan benar.

Dengan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam terkait prosedur serta biaya pasang behel di dokter gigi tahun 2023, maka kalian bisa memilih jenis behel dan dokter gigi yang tepat dan memulai perjalanan menuju gigi yang sehat dan indah.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian ya!

Photo of author

Abbas

Saya, Abbas, gemar mengamati harga barang dan suka menghemat uang sejak kecil. Kini, sebagai penulis blog, saya berbagi tips tentang harga dan biaya.