√ Biaya Tes EKG di Puskesmas (Umum & BPJS) 2023

Biaya Tes EKG di Puskesmas – Tes Elektrokardiogram (EKG) merupakan tes yang dipakai untuk memeriksa kegiatan jantung seseorang.

Dalam tes Tes EKG ini cukup penting untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan jantung, seperti aritmia, penyakit jantung koroner, serta gangguan irama jantung.

Tetapi, untuk biaya tes EKG di klinik atau rumah sakit mungkin terlalu mahal untuk beberapa orang, khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai asuransi kesehatan.

Jangan khawatir, puskesmas bisa menjadi pilihan yang lebih terjangkau untuk melakukan tes EKG.

Di dalam artikel ini, kami akan membahas terkait biaya tes EKG di puskesmas, baik untuk pasien umum dan juga yang menggunakan BPJS.

Kami juga akan memberikan informasi terkait apa saja yang harus dipersiapkan sebelum melakukan tes EKG di puskesmas.

Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Apa itu EKG?

Sumber gambar: Primaya Hospital

EKG merupakan singkatan dari elektrokardiogram atau rekam jantung.

Hal tersebut adalah suatu prosedur pemeriksaan kesehatan jantung yang dikerjakan dengan cara mendeteksi irama detak jantung. 

Alat yang dipakai dalam mengerjakan pemeriksaan EKG disebut sebagai elektrokardiograf.

Untuk alat tersebut akan bekerja dengan cara menyalurkan aliran listrik yang dihasilkan pada saat jantung berdetak.

Aliran listrik tersebut nantinya akan tergambarkan pada monitor. 

Hasil dari pemeriksaan EKG sendiri berwujud grafik yang nantinya akan dianalisa oleh dokter untuk mengerjakan diagnosis pada pasien.

Manfaat Tes EKG

Sumber gambar: HonestDocs

Pada point di atas telah diterangkan jika tujuan atau manfaat utama dari tes EKG adalah untuk mengevaluasi fungsi jantung pada seseorang dengan menyeluruh.

Tak hanya itu, pemeriksaan elektrokardiogram satu ini juga memiliki sejumlah manfaat lainnya.

Supaya lebih jelas, berikut ini adalah beberapa manfaat dari tes EKG, antara lain:

  • Melihat ukuran, ketebalan, bentuk sampai pergerakan dinding jantung pada tubuh seseorang.
  • Menganalisis adanya beragam jenis penyakit.
  • Melihat seberapa kuat jantung manusia ketika memompa darah ke semua tubuh.
  • Mengamati pergerakan darah yang beredar di dalam jantung manusia.
  • Membantu dokter dan petugas medis lainnya untuk menentukan tindakan pengobatan jantung.
  • Memonitor adanya gumpalan darah di area bilik jantung dan juga pertumbuhan jaringan abnormal yang terjadi di dalam jantung seseorang.

Waktu Ideal Tes EKG

Sumber gambar: PERAWATANKESEHATAN.com

Biasanya, untuk tes rekam jantung perlu dikerjakan apabila seseorang sudah terindikasi terkena penyakit jantung sebab adanya riwayat di dalam keluarganya.

Selain itu, tes EKG satu ini pun akan direkomendasikan kepada beberapa orang dengan keadaan tertentu, sama seperti pada perokok aktif, pengidap diabetes, orang dengan obesitas, kadar kolesterol tinggi dan juga tekanan darah tinggi.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini merupakan beberapa keadaan yang akan memerlukan tindakan tes EKG, antara lain:

  • Sesak napas.
  • Sakit dada.
  • Pingsan mendadak.
  • Pusing.
  • Detak jantung lebih cepat maupun tidak teratur.

Gejala Penyakit Jantung

Sumber gambar: www.sehatq.com

Memang ada yang namanya gejala dari penyakit jantung. Tetapi apabila gejala ini telah muncul, pada umumnya sudah bukan lagi ada di taraf awal.

Tak hanya itu, gejala dari penyakit jantung jura sering kali terbaikan oleh kita, dikarenakan kesibukan hingga dikarenakan ketidak tahuan.

Contohnya selain nyeri, orang yang memiliki penyakit jantung juga sering merasa dadanya seperti tertekan atau terpukul.

Lalu dapat juga diikuti dengan adanya sesak napas yang secara tiba-tiba menyerang.

Gejala lainnya ialah badan yang terasa lemas bahkan kedinginan sampai pada tungkai.

Nyeri di leher, rahang, punggung, tenggorokan, bagian perut atas juga dapat menjadi gejala dari adanya penyakit jantung.

Prosedur Tes EKG di Puskesmas

Sumber gambar: KlikDokter

Secara garis besar, prosedur tes elektrokardiogram yang dilakukan di puskesmas hampir sama seperti yang dilakukan di rumah sakit.

Yang mana, dalam proses pemeriksaan EKG di puskesmas sendiri pada umumnya akan dikerjakan oleh dokter spesialis dalam kurun waktu kurang lebih sekitar 10 hingga 15 menit.

Dan berikut ini adalah prosedur yang harus kalian lewati pada waktu menjalani pemeriksaan tes EKG, antara lain:

  1. Langkah pertama, pasien nantinya akan diminta untuk mengganti seluruh pakaian dengan memakai baju operasi, lalu kalian harus melepaskan perhiasan maupun benda apa pun di tubuh.
  2. Kemudian pasien akan diminta untuk berbaring di atas tempat tidur.
  3. Tahap selanjutnya dokter maupun petugas medis akan menempelkan mesin elektroda yang tersambung pada mesin EKG di dada, lengan dan juga tungkai pasien.
  4. Nantinya mesin EKG itu akan merekam seluruh aktivitas listrik jantung pasien kemudian menampilkannya dalam wujud grafik gelombang listrik pada monitor yang telah disediakan.
  5. Pada waktu dokter menganalisa layar monitor, sebaiknya kalian tidak berbicara atau bergerak sebab dapat mengurangi keakuratan hasil tes.

Efek Samping Tes EKG

Sumber gambar: YesDok

Pada umumnya, untuk pemeriksaan EKG atau rekam jantung yang ada di puskesmas atau pusat kesehatan lainnya tak akan menimbulkan efek samping atau risiko pada para pasiennya.

Hanya saja mungkin pasien nantinya akan merasakan sedikit tidak nyaman pada waktu gel dioleskan atau pada saat alat ditempel di atas dada.

Walaupun demikian, pada umumnya untuk risiko terjadinya efek samping itu bisa diminimalisir dengan pemantauan oleh dokter selama prosedur dilakukan.

Biaya Tes EKG di Puskesmas

Sumber gambar: www.srcana.hr

Selepas kalian mengetahui tujuan, waktu ideal sampai prosedur tes EKG di puskesmas, maka berikutnya kalian pun harus mengerti kisaran biayanya.

Tetapi, perlu kalian inagt jika jenis pemeriksaan EKG atau rekam jantung ini sebetulnya belum tersedia di seluruh puskesmas Indonesia.

Yang berarti, pemeriksaan tes EKG hanya ada pada beberapa wilayah saja.

Untuk ksiaran biaya tes EKG yang ada di puskesmas sendiri bagi pasien umum sebetulnya cukup beragam, yakni mulai dari Rp15.000 per pemeriksaannya.

Sedangkan untuk peserta BPJS dari pemerintah, kalian dapat memperoleh fasilitas tes EKG di puskesmas secara gratis tanpa biaya sepeser pun.

Akan tetapi, untuk bisa memperoleh fasilitas gratis itu tentunya kalian harus dapat memenuhi serta melengkapi sejumlah syarat dan ketentuannya.

Tak hanya itu, sebelum kalian mengunjungi puskesmas terdekat untuk mengerjakan tes EKG, saran kami sebaiknya kalian cari informasi terlebih dahulu apakah puskesmas tersebut telah mempunyai alat pemeriksaannya atau belum.

Informasi Tambahan

Ada beberapa hal yang tidak dianjurkan untuk dilakukan sebelum melaksanakan tes EKG, antara lain:

  • Minum air es serta berolahraga.
  • Merokok sebelum pemeriksaan dikerjakan.
  • Menggunakan celana panjang sebab elektroda juga akan ditempelkan di kaki.
  • Memakai krim maupun lotion berminyak sebab elektroda dapat sulit menempel di kulit.

Baca juga: Biaya Sunat di Puskesmas Berdasarkan Metodenya.

Kesimpulan

Demikianlah informasi lengkap dari Biayaharga.com terkait biaya tes EKG di puskesmas, baik untuk pasien umum maupun yang memakai BPJS.

Walaupun pada biaya tes EKG di puskesmas lebih terjangkau daripada dengan di klinik atau rumah sakit, tetapi untuk kualitas pelayanan serta hasil tes tetap terjamin.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan jantung serta rutin melakukan tes EKG jika diperlukan.

Apabila kalian mempunyai pertanyaan atau ingin menambahkan informasi lainnya, silakan berikan komentar di bawah ini.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian dan keluarga.

Terima kasih sudah membaca!

Photo of author

Abbas

Saya, Abbas, gemar mengamati harga barang dan suka menghemat uang sejak kecil. Kini, sebagai penulis blog, saya berbagi tips tentang harga dan biaya.